JAKARTA - Pemerintah mempercepat akselerasi hilirisasi berbasis teknologi sebagai upaya membuka peluang investasi masuk Indonesia. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, kualitas produk serta penguatan daya saing di tengah perkembangan industri global.
"Kami ingin memperluas peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, dan investasi,” kata Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Ryanto Wisnuardhy dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Diketahui, Danantara Indonesia menggelar Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta pada 26-28 Oktober 2026. Dalam forum tersebut, PTPN Group turut ambil bagian dalam pameran dengan menampilkan hasil pengolahan produk oleo kelapa sawit sebagai salah satu potensi pengembangan hilirisasi produk perkebunan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya PTPN Group untuk memperkuat peran inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi strategis dalam mendorong transformasi industri perkebunan nasional.
Direktur Bisnis PTPN III, Ryanto Wisnuardhy, menyampaikan bahwa partisipasi PTPN Group dalam forum tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan melalui pengembangan industri hilir yang didukung inovasi dan teknologi.
"Memiliki kesempatan untuk memperluas jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri dan penyedia teknologi, dalam mendukung pengembangan model bisnis yang lebih inovatif dan kompetitif," katanya.