Advertisement
Advertisement

Singapura Panggil 10 Petinggi Sawit RI, Ini Penjelasan Rosan

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 29 Oktober 2026 |20:34 WIB
Singapura Panggil 10 Petinggi Sawit RI, Ini Penjelasan Rosan
Menteri Investasi Rosan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani menilai relasi bisnis dan potensi investasi antara Indonesia dan Singapura tetap berjalan positif serta terbuka lebar. 

Keterbukaan kerja sama tersebut dipastikan tidak terganggu menyusul langkah Pemerintah Singapura yang memanggil petinggi dari 10 korporasi perkebunan dan kehutanan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari Bumitama Agri hingga First Resources.

Pemerintah Indonesia memastikan prospek kerja sama investasi dan hubungan bisnis bilateral dengan Singapura tetap solid di tengah langkah tegas otoritas Negeri Singa terhadap korporasi perkebunan. Pemanggilan jajaran pimpinan perusahaan sawit oleh pemerintah tetangga tersebut dinilai sebagai momentum konstruktif demi menyelesaikan akar masalah lingkungan secara bersama-sama.

"Kalau kami melihat untuk satu hal yang positif ya, untuk kepentingan yang sama, supaya hal-hal seperti karhutla dan lain-lain bisa terselesaikan dengan baik," ujar Rosan selepas acara Rapimnas Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Pernyataan Rosan tersebut merespons pemanggilan resmi yang dilakukan Pemerintah Singapura di gedung The Treasury, Rabu (28/10/2026). Dalam agenda itu, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong bersama Menteri Senior K Shanmugam dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Grace Fu memanggil para eksekutif dari 10 korporasi yang terdaftar di Singapura namun memiliki konsesi lahan atau entitas terafiliasi di Indonesia.

Pemanggilan tersebut didasari oleh ketentuan Pasal 10 Undang-Undang Polusi Kabut Asap Lintas Batas (Transboundary Haze Pollution Act/THPA). Sejumlah pimpinan emiten yang hadir memenuhi panggilan antara lain CEO Bumitama Agri Lim Gunawan Hariyanto, CEO First Resources Ciliandra Fangiono, perwakilan Golden Agri-Resources, Wilmar International, Indofood Agri Resources, Kencana Agri, TSH Resources, hingga grup Sinar Mas/Asia Pulp & Paper (APP). 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement