Advertisement
Advertisement

Kopdes Merah Putih Mulai Kumpulkan Minyak Jelantah, Target 500 Ribu Liter

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |10:02 WIB
Kopdes Merah Putih Mulai Kumpulkan Minyak Jelantah, Target 500 Ribu Liter
KDKMP mulai mengumpulkan minyak jelantah dari masyarakat untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar ramah lingkungan. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

"Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan fasilitas pengolahan untuk memanfaatkan minyak jelantah menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Kilang Cilacap menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan, dan selanjutnya akan dikembangkan di kilang lainnya, antara lain Balongan, Dumai, dan Plaju. Karena itu, kepastian pasokan bahan baku menjadi hal penting agar pengembangan energi ini dapat berjalan secara berkelanjutan," ujar Mars Ega, Jumat (30/10/2026). 

Ia menjelaskan, keterlibatan koperasi diharapkan dapat membangun sistem pengumpulan minyak jelantah yang lebih terorganisasi. Dengan demikian, limbah rumah tangga yang sebelumnya berpotensi terbuang dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi sumber bahan baku industri energi.

"Melalui koperasi, kita ingin membangun sistem pengumpulan yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Masyarakat mendapatkan nilai tambah dari minyak jelantah yang dikumpulkan, sementara industri memperoleh dukungan pasokan bahan baku untuk mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan. Dengan demikian, manfaat ekonomi dan lingkungan dapat berjalan beriringan," tambahnya.

Pengembangan ekosistem pengumpulan UCO ini juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga mendukung transisi energi dan memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai program pengumpulan minyak jelantah dapat memperluas kegiatan ekonomi KDKMP sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa dan kelurahan.

Melalui program ini, masyarakat dapat menyerahkan minyak jelantah kepada koperasi untuk mendapatkan nilai ekonomi. Skema tersebut diharapkan mendorong pengelolaan limbah rumah tangga secara lebih bertanggung jawab sekaligus membuka peluang usaha baru bagi koperasi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement