Di samping itu, massa menuntut adanya pelibatan nyata bagi entitas usaha lokal dalam menopang kegiatan industri di kawasan tersebut.
Menanggapi persoalan serapan tenaga kerja setempat yang menjadi pemantik demonstrasi, Sarmuji menilai ada kesenjangan cara pandang antara pihak korporasi dan kelompok masyarakat. Pemerintah mendorong terciptanya ruang dialog yang sejajar agar perbedaan persepsi tersebut tidak berlarut-larut mengganggu kondusivitas iklim investasi.
"Memang kadang-kadang perspektif atau point of view-nya berbeda, industri merasa sudah menyerap, sementara masyarakat merasa belum cukup. Ini yang harus dipertemukan agar sama-sama satu frekuensi, karena kalau berbeda frekuensi akan terus ada problem," jelas Sarmuji.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.