Advertisement
Advertisement

7 Daerah Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia 

Niken Wulandari , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2026 |15:06 WIB
7 Daerah Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia 
7 Daerah Penghasil Nikel Terbesar di Indonesia (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Sulawesi Tengah

Cadangan bijih nikel di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 805 juta ton, dengan sumber daya bijih sekitar 3,04 miliar ton. Kabupaten Morowali menjadi salah satu daerah yang menyimpan nikel terbesar di provinsi ini. Wilayah lainnya meliputi Bungku Pesisir, Bahodopi, dan Petasia Timur. Di Morowali juga terdapat kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pelaku industri nikel terbesar di Sulawesi Tengah. 
 
4. Sulawesi Selatan 

Sulawesi Selatan memiliki cadangan bijih nikel sekitar 603 juta ton dan sumber daya bijih sekitar 693 juta ton. Salah satu wilayah penghasil nikel terbesar di provinsi ini berada di Desa Magani, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur. Wilayah tersebut dikuasai oleh PT Vale Indonesia. 

5. Maluku 

Cadangan bijih nikel di Maluku tercatat sekitar 148 juta ton. Namun, sumber daya bijihnya jauh lebih besar, yakni sekitar 1,89 miliar ton. Provinsi yang dikelilingi pegunungan vulkanis ini juga menyimpan berbagai mineral lain, seperti tembaga, emas, dan batu bara. 

6. Kalimantan Selatan 

Kalimantan Selatan memiliki cadangan bijih nikel sekitar 122 juta ton. Provinsi ini menjadi satu-satunya daerah dalam daftar yang berada di luar Sulawesi, Maluku, dan Papua. 

7. Papua Barat 

Papua Barat menutup daftar dengan cadangan bijih nikel sekitar 81 juta ton. Sumber daya bijih nikel yang dimiliki provinsi ini tercatat sekitar 480 juta ton. Salah satu wilayah penambangan nikelnya berada di Pulau Gag yang dikenal kaya akan sumber daya alamnya. 

Itulah tujuh daerah dengan cadangan bijih nikel terbanyak di Indonesia. Setiap daerah memiliki jumlah cadangan yang berbeda.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement