JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan nilai kapitalisasi market sebesar USD6,3 miliar per 1 Oktober 2009. Selain itu, perseroan juga membukukan pembiayaan utang sejak Agustus 2009 hingga saat ini mencapai USD3,175 miliar.
Utang tersebut guna pembayaran sejumlah keperluan perseroan di antaranya pembayaran utang kembali sebesar USD1,2 miliar, akuisisi sebesar USD500 juta, Equity Swap sebesar USD100 juta, biaya pengeluaran dan modal kerja sebesar USD100 juta yang bersumber dari BUMI-CFL yang merupakan fasilitas China Investment Corporation (CIC).
Selain itu, perseroan juga mencatatkan peningkatan produksi selama 2009 mencapai 10 persen atau setara 58 metrik ton, lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 52,8 metrik ton. "Nampaknya, hingga akhir tahun bisa menembus angka 60 metrik ton," ujar Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dileep Srivastava, dalam pesan singkatnya yang diterima okezone, di Jakarta, Rabu (2/12/2009).
Selama kuartal III-2009, perseroan mampu mencatatkan produksi hingga 17,5 metrik ton, yang ekuivalen dengan tingkat selama setahun sebesar 70 metrik ton. Hal ini menandakan tingkat kuartalan tertinggi yang pernah dicapai sebelumnya. Sedangkan, produksi dalam kuartal II-2009 dan kuarta; III-2008 masing-masing adalah 14,8 metrik ton dan 11,8 metrik ton. "BUMI memiliki kemampuan produksi sebesar 111 metrik ton pada akhir 2012, sedangkan 30 metrik ton pada 2003," pungkasnya.
(Candra Setya Santoso)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.