JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menggelar edukasi pengelolaan usaha kepada masyarakat yang memiliki perusahaan keluarga (family business). Program edukasi ini akan dimulai di Semarang dan rencananya akan dilanjutkan ke sembilan kota lainnya, yaitu Palembang, Makassar, Banjarmasin, Denpasar, Manado, Medan, Bandung, Surabaya, dan Jakarta.
Senior Vice President Business Banking II Bank Mandiri Agus Fuad mengatakan program edukasi tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri untuk memperkuat dan mengembangkan bisnis keluarga di Indonesia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas perusahaan swasta di Indonesia merupakan perusahaan keluarga. Sektor swasta sendiri memberikan kontribusi hingga 82,44 persen terhadap pendapatan domestik bruto. Fakta yang sama juga terjadi di negara maju. Sebagai contoh, 70 persen persen perusahaan di Amerika Serikat dimiliki atau dikontrol oleh keluarga dan berkontribusi hingga 59 persen terhadap pendapatanI.
“Perusahaan keluarga merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong perekonomian suatu negara, untuk itu kami ingin menjadikan perusahaan-perusahaan keluarga di Indonesia dijalankan secara profesional agar lebih kuat dan tangguh sehingga dapat berperan lebih besar dalam pembangunan ekonomi,” kata Agus Fuad, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Kepedulian Bank Mandiri dalam pengembangan usaha keluarga di Indonesia yang sebagian besar merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah dengan membentuk unit bisnis yang fokus menangani UKM yaitu Business Banking. Unit bisnis ini bertujuan menyalurkan kredit produktif berupa kredit modal kerja atau kredit investasi dengan batasan kredit antara Rp100 juta sampai dengan Rp5 miliar.
Sampai akhir 2009, jumlah nasabah business banking mencapai 25.808 nasabah dengan jumlah rekening sebanyak 37.674 rekening. Total kredit yang sudah disalurkan mencapai Rp17,1 triliun pada akhir tahun 2009, naik 15,5 persen dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp14,8 triliun.
Program edukasi dan penyaluran kredit tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri untuk terus tumbuh bersama Indonesia. “Kami berharap bahwa upaya kami untuk terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang terpandang dan selalu progresif serta untuk tumbuh bersama-sama Indonesia mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder kami,” ujar Agus Fuad.
Untuk merealisasi keinginan terus tumbuh dan meningkatkan akses perbankan kepada masyarakat luas Bank mandiri saat ini telah memiliki 177 jaringan kantor Mandiri Business Banking di seluruh Indonesia dan akan terus dikembangkan setiap tahunnya.
Edukasi terhadap perusahaan keluarga ini bekerja sama dengan The Jakarta Consulting Group dan dikemas dalam bentuk seminar bertajuk Family Business Fiesta “Growing Together in Harmony”. Yang akan menampilkan pakar family business, Susanto, Managing Partner The Jakarta Consulting Group, sebuah perusahaan konsultan terkemuka yang telah menggeluti family business selama 27 tahun. Program edukasi ini akan membina para pengelola bisnis keluarga dalam menghadapi konflik internal yang biasa terjadi di perusahaan keluarga. Di Semarang, program ini diikuti oleh 300 peserta.
(Candra Setya Santoso)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.