Getting time...

Ikuti Asia, Rupiah Diproyeksikan Bakal Melemah

Widi Agustian - Okezone
Jum'at, 3 September 2010 08:32 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - Nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal kembali melemah pada akhir pekan ini. Di mana pelemahan ini seiring dengan pelemahan atas sejumlah mata uang Asia.

"Rupiah masih akan mengalami tekanan pelemahan," jelas analis Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih dalam risetnya di Jakarta, JUmat (3/9/2010).

Dia menjelaskan, jika pada pagi ini beberapa mata uang Asia utama seperti yen, dolar Hong Kong, dolar Singapura  dibuka melemah. "Tetapi naiknya harga minyak akan membawa perdagangan hari ini cukup positif, termasuk untuk rupiah," imbuhnya.

Dia memperkirakan rupiah pada hari ini akan berada dalam rentang antara Rp9.005-Rp9.010 per USD.

Sebelumnya, dia juga mengungkapkan pada perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp9.013 per USD (kurs tengah Bloomberg) ditengah penguatan mata uang Asia lain. Hal yang sama juga terjadi pada IHSG yang ditutup turun ke 3.122,15, sedangkan bursa Asia utama lainnya ditutup positif. Sementara itu harga minyak jenis WTI ditutup naik ke USD75,02  per barel.

Sementara , berdasarkan kurs tengah BI, Kamis (2/9/2010) rupiah ditutup menguat ke posisi Rp9.008 per USD, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang ada di Rp9.040 per USD. Sementara berdasarkan data yahoofinance, rupiah berada pada kisaran Rp9.015 per USD, dengan kisaran perdagangan harian di Rp9.002-Rp9.040 per USD. (wdi)
TWITTER »
twit