Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2011, Rusunawa Bakal Berdiri di Depok

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Selasa, 05 April 2011 |11:31 WIB
2011, Rusunawa Bakal Berdiri di Depok
Foto: Marieska/okezone
A
A
A

DEPOK - Setelah terbengkalai sejak 2007, tahun ini Depok menargetkan akan segera memiliki Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Rumah tinggal dengan empat lantai tersebut berlokasi di Kampung Banjaran Pucung, Kecamatan Tapos, Depok.

Rusunawa tersebut memang menjadi salah satu solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki tempat hunian sementara. Pasalnya, rusunawa tersebut diperuntukkan bagi para buruh ataupun anggota TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipill (PNS) dengan golongan yang rendah.

Rusunawa tersebut terdiri dari tiga blok dengan masing-masing blok terdiri dari 96 unit. Satu unitnya disewakan dengan harga tergolong murah yakni Rp175 ribu hingga Rp250 ribu tergantung dari lantai terendah.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Rusunawa Depok Mukli Kusnadi mengatakan pengoperasian ataupun peluncuran rusunawa hanya tinggal menunggu Peraturan Daerah (Perda) diketuk palu oleh anggota dewan. Pasalnya dalam Perda aset tersebut ditentukan soal aturan teknis serta besaran tarif yang menjadi dasar hukum.

“Sejak dua tahun lalu sudah banyak yang menawar dan ingin menghuni, tapi kami kan tidak bisa sembarangan memasukkan penghuni karena belum ada payung hukum yang jelas, nanti kalau sudah ada perda aset tinggal peraturan wali kota (Perwa), sedikitnya sudah ada 112 Kepala Keluarga (KK) yang berminat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (5/4/2011).

Mukli menambahkan, pihaknya juga memberlakukan persyaratan bagi calon penghuni yang apabila sudah dapat meningkatkan taraf hidupnya, mereka diwajibakan untuk mencari tempat tinggal lain atau pindah dari rusunawa. Rusunawa tersebut juga terletak di tengah industri atau pabrik yang memang dikhususkan untuk kalangan buruh.

“Kami akan beri peringatan atau pemberitahuan, kalau enam bulan, satu tahun atau kalau sudah dapat dikatakan mampu dan berkecukupan harus segera pindah, gantian dengan calon penghuni lainnya,” jelasnya.

Pantauan okezone, memang akses jalan menuju rusunawa begitu rumit dan jauh dari pusat kota. Rusunawa berada di lokasi agak di pinggir kota Depok dan belum dilewati angkutan kota (angkot).

Rusunawa tersebut bertipe 21 dengan sistem ruangan loss dan bagian dapur serta kamar mandi dibatasi dengan sekat dinding. Pemerintah Kota menargetkan pertengahan 2011 rusunawa sudah dapat dihuni.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement