>

Bandara Internasional Minangkabau Tambah Landasan Pacu

|

Rus Akbar - Okezone

Bandara Internasional Minangkabau. Foto: Blogspot

Bandara Internasional Minangkabau Tambah Landasan Pacu
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus menambah landasan pacu Bandara Internasional Minangkabau (BIM), saat ini sedang melakukan pembangunan tahap I dengan panjang landasan pacu 2.750 x 45 meter.

“Dengan penambahan landasan pacu tersebut bisa melayani pesawat Boeing 747 dengan kapasitas 400 orang dan terminal penumpang mampu menampung lebih dari 400 orang sekaligus, dan kemampuan Apron dapat menampung tujuh buah pesawat berukuran narrow body (konvensional),” kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno saat pertemuan dengan bupati dan wali kota Sumatera Barat, Rabu (20/7/2011).

Berdasarkan data angkutan udara Bandara Internasional Minangkabau, jumlah penumpang yang datang dan berangkat setiap tahun menunjukkan peningkatan berkisar antara 14 persen sampai 17 persen per tahun.

“Di mana pada tahun 2005 berjumlah 1.337.000 penumpang, meningkat menjadi sebanyak 2.000.000 penumpang pada tahun 2010. Sejak tahun 2006, BIM menjadi Bandara Embarkasi dan Debarkasi Haji untuk wilayah Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu, dengan rata-rata penumpang Calon Haji sebanyak 7.500 orang dengan menggunakan pesawat Airbus, Boeing 767 kapasitas 325 seat,” terangnya.

Lanjut Irwan, selama lima tahun terakhir pesawat ukuran terbesar yang mendarat di BIM adalah Boeing 767 kapasitas 324 seat dan Airbus 330-300 kapasitas 325 seat untuk penerbangan haji dan pesawat Antonov 64 milik Qatar Airlines untuk evakuasi pascagempa 2009 yang membawa alat-alat berat dan bantuan kemanusiaan.

“Saat peresmian bandara tahun 2005, Presiden telah menyetujui perpanjangan landasan pacu dari 2.750 m menjadi 3.000 m, namun belum mendapatkan skala prioritas saat ini,” terangnya.

Sedangkan masalah tanah untuk pelaksanaan pengembangan bandara tidak lagi menjadi kendala karena seluruh kawasan pengembangan bandara di dalam kawasan yang telah menjadi milik bandara dan telah dipasang pagar pembatas.

“Pengembangan bandara khususnya pembangunan perpanjangan landasan pacu tidak lagi menjadi hambatan, sehingga melalui APBN Kementerian Perhubungan Tahun 2012 dapat direalisasikan,” pungkasnya. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Modal Rp500 Ribu, Bisa Investasi di Reksa Dana & Emas