Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Pasokan Pangan, Pemda Bisa Minta Operasi Pasar

Erika Lia , Jurnalis-Minggu, 14 Agustus 2011 |18:11 WIB
Soal Pasokan Pangan, Pemda Bisa Minta Operasi Pasar
Foto : Hatta Rajasa, okezone
A
A
A

CIREBON - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, pasokan pangan, terutama ketersediaan beras, sejauh ini dipandang mencukupi hingga lebaran nanti. Namun jika pemda khawatir, maka mereka dapat mengajukan operasi pasar.

“Pasokan pangan cukup, setiap saat bisa melakukan operasi pasar asal ada permintaan dari pemerintah daerah. Namun, pemda sejauh ini belum meminta itu karena memang harga kebutuhan pokok relatif stabil,” ungkap Hatta kala meninjau Pasar Pasalaran di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (14/8/2011).

Pernyataan itu dikuatkan Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Barat Usep Karyana yang turut mendampingi kunjungan Hatta. Menurutnya, stok beras untuk wilayah Jabar mencukupi hingga empat bulan mendatang. “Saat ini stok beras sekitar 1.400 ton. Kami perkirakan cukup hingga empat bulan mendatang,” ujar Hatta.

Dalam kesempatan itu, Hatta menyambut positif turunnya harga sejumlah bahan pangan pokok seperti bawang, cabai, maupun komoditi sayur mayur lainnya. Namun ia mengingatkan, harga beras harus ditekan mengingat harga beras mulai merangkak naik.

Berdasarkan pantauan di Pasar Pasalaran, harga beras jenis mekar pulen rata-rata dijual Rp 7.000-Rp 7.300/kg. Sedangkan rojolele dihargai Rp 6.800/kg. Sejumlah pedagang memperkirakan bakal terjadi kenaikan harga beras jelang lebaran nanti.

Sementara itu, sejumlah komoditi lain menunjukkan kestabilan harga di antaranya daging ayam maupun minyak goreng kemasan dan curah. Dalam kunjungan tersebut, Hatta juga menerima masukan dari pedagang yang mengkritik keberadaan swalayan di dekat pasar tradisional.

“Pasar swalayan baik yang besar maupun yang kecil, kalau bisa jangan dekat-dekat pasar tradisional, Pak. Sebab kami tidak jarang mengalami rugi karena pembeli banyak yang lebih memilih di sana daripada membeli kepada kami,” ungkap Iis, seorang pedagang telur di Pasar Pasalaran.

Menanggapi permintaan itu, Hatta berjanji akan mengevaluasi keberadaan swalayan, baik supermarket maupun minimarket. “Keberadaan pasar tradisional tetap dilindungi, pedagang tidak perlu khawatir. Hanya, masukan ini akan kami evaluasi dan saya sampaikan kepada Menteri Perdagangan. Bukan berarti pemerintah akan melarang swalayan, hanya kami akan lebih mengatur regulasi jarak dan jam bukanya,” tandas Hatta.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement