JAKARTA - PT Bank DKI melakukan langkah efisiensi dengan cara mengurangi jumlah unit anjungan tunai mandiri (ATM).
"Kita melakukan langkah efisiensi dengan melakukan rasionalisasi jumlah ATM. Dari semula jumlah ATM 528 unit menjadi 350-an," ungkap Direktur Pemasaran Bank DKI Mulyatno Wibowo usai acara Halal Bihalal di kantor Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (5/9/2011).
Tambahnya, selain melakukan efisiensi dengan cara mengurangi jumlah unit ATM, Bank DKI pun juga melakukan relokasi jumlah ATM tersebut.
Dengan dilakukan efisiensi tersebut, Bank DKI tidak khawatir transaksi jumlah transaksi akan berkurang dikarenakan jumlah unit ATM yang dilakukan efisiensi tersebut, merupakan unit ATM yang utilisasinya rendah.
"Kita merapikan ATM-ATM yang tempatnya kurang memberikan manfaat. Ada relokasi ada yang dihilangkan juga. Yang dikurangi yang utilisasinya rendah," pungkasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.