PEKANBARU - Progam air bersih di Riau termasuk dalam katagori buruk. Akibatnya, hanya segelintir masyarakat yang menggunakan Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM).
Gubernur Riau Rusli Zainal mengatakan, rumah dinasnya tidak ketinggalan menerima pelayanan buruk dari air bersih."Di kediaman rumah saya begitu juga, misalnya kita mencuci tangan sebelah kanan, eh tiba-tiba air dikran mati. Memang air bersih di Riau sangat buruk sekali," kata Rusli Zainal di Pekabaru, Rabu (7/11/2011).
Bahkan, akibat buruknya kondisi air bersih mengakibatkan hanya sedikit sekali masyarakat yang memakai jasa PDAM Tirta Sika Pekanbaru.
Rusli mencontohkan, dari sekitar satu juta kepala keluarga (KK) di Pekanbaru, hanya sekian persen saja yang memakainya. "Data yang kita dapat di Pekanbaru hanya 12 ribu KK yang menggunakan air PDAM. Keadaan ini hampir sama dengan daerah lainnya, " ucapnya.
Buruknya pengelolaan PDAM sendiri, kata Rusli, disebabkan oleh masalah internal di PDAM Tirta Siak. "Kita mendengar Dirut PDAM juga sudah kabur," tambahnya.
Untuk mengatasi ini, rencananya pihak Pemrov Riau akan mengundang investor dari luar. "Sekarang sudah ada dua investor dari China yang bersedia menanamkan modalnya," tuturnya. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.