JAKARTA - Indonesia berpotensi menjaring devisa minimal sebesar USD101,5 miliar hingga tahun 2014 mendatang dari sektor pangan.
"Untuk di masa yang akan datang, jika kita mampu menjawab menjawab seluruh tantangan yang ada dan mengurangi hambatan-hambatan yang dihadapi, Indonesia berpotensi menjaring devisa minimum sebesar USD101,5 miliar dalam kurun waktu 2010-2014," ungkap Wakil Ketua Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan Franky O Widjaja di Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Franky mengatakan, dibalik permasalahan yang cukup kompleks, tentunya terdapat potensi besar di Indonesia yang perlu segera digali dan dikembangkan untuk percepatan terwujudnya kemadirian dan keadaulatan pangan di Indonesia.
Sehingga pada gilirannya, Indonesia diharapkan tidak hanya bisa memasok kebutuhan pangan dalam negeri saja, tetapi juga dunia melalui komoditas-komoditas unggulan nasional.
Seperti diketahui, road map Ketahanan Pangan Nasional terkait komoditas unggulan pangan, memfokuskan beberapa komoditas. Enam di antaranya, kelapa sawit, kakako, peternakan, makanan dan minuman, pertanian pangan serta perikanan masuk dalam kegiatan ekonomi utama MP3EI.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.