Tingkatkan Pelayanan

PDAM Balikpapan Bakal Ngutang Rp100 Miliar

Amir Sarifudin - Okezone
Selasa, 7 Februari 2012 21:40 wib
Ilustrasi. Foto: Okezone
Ilustrasi. Foto: Okezone
BALIKPAPAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan merencanakan untuk meminjam dana perbankan sebesar Rp100 miliar tahun ini.

PDAM kota Balikpapan dinilai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) layak untuk meminjam bantuan guna mempercepat perbaikan dan peningkatan pelayanan PDAM.

Direktur Utama PDAM Balikpapan M Saufan mengatakan, pihaknya pernah mendapatkan rekomendasi dari Kemenkeu untuk dapat melakukan pinjaman karena memiliki nilai pengembalian modal yang cukup tinggi.

"Kita lagi urus-urus segala persyaratan termasuk FS-nya, nanti bunga pinjaman itu PDAM hanya bayar sesuai BI Rate. Yakni selesih bunga komersial dan BI Rate nantinya akan ditanggung oleh Kemenkeu," ujar Saufan, di Balikpapan, Selasa (7/2/2012).

Bank yang dilirik PDAM kemungkinan besar adalah BNI mengingat sudah ada kerja sama sebelumnya dengan PDAM. Selain itu, kata Saufan, pihaknya juga pernah berbicara secara lisan kepada Bank BNI untuk melakukan pinjaman guna meningkatkan jangkauan jaringan PDAM.

Saufan mengatakan, kepastian untuk melakukan pinjaman itu baru bisa dilakukan pada tahun ini seiring adanya rencana penambahan jangkauan jaringan serta kapasitas debit air pada sumur pompa PDAM.

"Kalau ini dapat, kita akan tingkatkan kapasitas jaringan pipa di Karang Jaoang dari 20 liter/detik menjadi 100 liter/detik. Dan untuk kawasan Tritip dari 46 liter/detik menjadi 200 liter/detik," ucapnya.

Adapun perluasan jaringan tersebut diharapkan bisa mengurangi daftar antrean pemasangan PDAM yang mencapai 4.000 pengajuan. Dia mengatakan apabila daftar antrian itu sesuai dengan persyaratan PDAM, pihaknya akan segera memasang instalasi jaringan air di rumah pelanggan.

Sementara itu, Kabag Humas PDAM Gazali Rakhman mengatakan pengajuan bantuan keuangan diajukan oleh ratusan PDAM di Indonesia, namun karena dinilai layak dari sisi keuangan dan perusahaan PDAM Balikpapan diperkenan untuk meminjam bantuan.

"Mungkin di Kaltim, PDAM kota Balikpapan yang akan disetujui untuk melakukan peminjam ke bank pemerintah," ujar Gazali.

Pihaknya berencana untuk melakukan kerja sama dengan pengembang perumahan untuk menekan daftar antrean pemasangan baru.

"Mekanismenya pengembang yang membangun jaringan ke rumah sementara kami hanya menyambung dari pipa induk saja," ujarnya. (ade)
TWITTER »
twit