Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Audit BPK Belum Maksimal

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2012 |11:13 WIB
Audit BPK Belum Maksimal
Logo BPK
A
A
A

JAKARTA - Peran anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini belum maksimal di setiap melakukan audit. Sehingga, kualitas temuan pemeriksaan BPK belum bermakna dalam upaya penyelamatan keuangan negara.

Demikian diungkapkan Pensiunan Badan Pemeriksa Keuangan Ivone Crolina Nalley, saat mengikuti fit and proper test dengan komisi XI DPR-RI calon anggota BPK-RI dengan komisi XI DPR-RI, Jakarta, Senin (27/2/2012).

Menurutnya, saat ini peran anggota BPK belum maksimal dan banyak analisa BPK yang masih keliru. Ivone menambahkan, permasalahan yang dihadapi BPK saat ini adalah mengenai kualitas temuan pemeriksaan yang belum maksimal dalam upaya penyelamatan keuangan negara, Ivone menginginkan BPK lebih berkualitas lagi dalam pemeriksaan keuangan.

"BPK saat ini haruslah mulai meningkatkan disiplin pegawai sesuai tupoksinya, serta melakukan evaluasi pegawai," tutur dia.

Menurut Ivone, setiap tim yang dikirimkan oleh BPK sebanyak kurang lebih empat orang harus diminta dahulu mengenai apa saja yang nantinya akan dikerjakan ketika melakukan audit. Sehingga nantinya saat melakukan pemeriksaan hasilnya dapat optimal.

Selain itu, salah satu nama calon terdaftar anggota BPK yakni mantan Kepala Badan Pengatur Hilir dan Gas Bumi (BPH Migas), Tubagus Haryono, mengundurkan diri. Namun, alasan pengundurannya tersebut belum jelas. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement