DENPASAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat akan menerbitkan Inpres tentang penghematan energi secara bertahap.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Ketua Bappenas Armida Alisyahbana mengungkapkan ada lima arahan presiden kepada menteri terkait. "Salah satunya soal penghematan energi secara bertahap," ujar Arminda di Denpasar, Senin (9/4/2012).
Arahan dimaksud menyangkut kebijakan pengamanan APBN-P 2012, kebijakan penerimaan negara yang bukan pajak dalam segala lini. Juga menyangkut penghematan energi secara bertahap, kebijakan penggunaan gas domestik untuk menggerakan sektor riil terutama industri dan pembangkit listrik.
"Arahan terakhir terkait peningkatan investasi yang didukung oleh iklim dan peraturan yang kondusif," imbuhnya.
Penghematan energi secara bertahap kata Armida akan menjadi perhatian utama. Dia menjelaskan, inpres tentang penghematan energi secara bertahap bakal akan dimulai instansi pemerintah, BUMN. Juga menjadi himbauan kepada swasta dan masyarakat umum lainnya.
Dicontohkan, upaya penghematan bisa dimulai dengan menghentikan penggunaan AC dan lampu. "Kita harus bisa mulai dengan hal yang mudah dilakukan secara sangat sederhana," tukasnya.
Selain itu, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur untuk konversi dari BBM ke BBG. Sasaran program ini dimulai dengan angkutan umum dan industri yang sebelumnya menggunakan BBM ke BBG. Upaya seperti itu, sambungnya harus segera dilaksanakan guna menyelamatkan pasokan bahan baku minyak Indonesia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.