"Indonesia, Negara Miskin yang Berfoya-foya"

Susi Fatimah - Okezone
Rabu, 9 Mei 2012 15:34 wib
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
JAKARTA - Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang cenderung meningkat telah memberatkan anggaran negara. Pasalnya, BBM bersubsidi masih didatangkan dari luar negeri alias impor.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Nina Sapti Triaswati mengungkapkan, Indonesia seharusnya lebih mengedepankan pada pengalihan BBM ke energi alternatif lainnya seperti gas atau tenaga surya.

"Kita ini negara miskin yang berfoya-foya, miskin minyak tapi foya-foya minyak," tegas Istri Almarhum Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo ini, usai mengikuti diskusi bertema 'Wasiat Wamen ESDM' di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

Menurut dia, jika memang ingin bersikap seperti negara kaya, maka harus menggunakan kekayaan yang melimpah di Indonesia. "Ada gas, ada batu bara, ada energi surya. Sedangkan yang migas ditinggalkan," tuturnya.

Menurut Nina, hal ini merupakan target almarhum Widjajono Partowidagdo kala masih menjabat sebagai Wakil Menteri ESDM. Dia mengatakan, suaminya menginginkan Indonesia meninggalkan migas dan beralih pada energi alternatif. "Pesan ini ditinggalkan (agar) kita ganti bahan bakar gas, tenaga surya," tutupnya. (mrt)
  • rudy » 0 Tanggapan
    Setuju sekali ..... tinggalkan migas ..... !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Fendi » 0 Tanggapan
    Benar itu, sebaiknya apa yang ada di alam indonesia hrus dimanfaatkan. Negara kita jgn jdi sok banyak uang, pendidikan aja masih blum stabil, korupsi msih banyak. Coba kita menjadi negara yang berkreatifitas tinggi tentang energi. Thx.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป