JAKARTA - Keputusan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menunda pelaksanaan dua surat keputusannya (SK) mengenai kewenangan pemerintah menjadi kewenangan dewan komisaris dan direksi bukan merupakan campur tangan politik didalamnya.
"Saya sepenuhnya menyadari bahwa itu proses politik, proses politik itu ya begitu, jadi sesuatu yang saya anggap ideal, ya kalau secara politik dianggap tidak ideal, yang berkuasa kan politik sekarang," ungkap Menteri BUMN, Dahlan Iskan kala ditemui di kantor PT Pan Multi Finance (Persero), Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Dahlan melanjutkan dengan ditundanya penerbitan dua SK tersebut tidak membuat reformasi yang akan dijalankan pada berbagai perusahaan pelat merah ini menjadi surut. Menurutnya, bagaimananapun caranya tetap satu tujuan yaitu untuk debirokratisasi.
"Banyak caranya, salah satunya debirokratisasi harus jalan, karena debirokratisasi itu salah satu misi utama mengapa kita melakukan reformasi," paparnya.
Beberapa program debirokratisasi yang sudah jalan di kementeriannya, Dahlan menyebut, seperti sudah tidak punya staf khusus, rapat dan laporan dikurangi. "Semua itu debirokratisasi, ditambahkan kemarin SK 236 itu, yang menurut saya sangat ideal," pungkasnya.
Seperti diketahui, dua SK tersebut tertuang dalam SK-164/MBU/2012 tentang Penetapan Sebagian Kewenangan Menteri Negara BUMN sebagai Wakil Pemerintah Selaku RUPS Pada Perusahaan Perseroan (Persero) Menjadi Kewenangan Dewan Komisaris dan Direksi.
Serta SK-165/MBU/2012 tentang Penetapan Sebagian Kewenangan Menteri Negara BUMN sebagai Wakil Pemerintah Selaku Pemilik Modal Perusahaan Umum (Perum) MenjadiKewenangan Dewan Pengawas dan Direksi.
Sehubungan dengan penundaan tersebut, maka pihaknya meminta agar pihak terkait tidak menggunakan kewenangan berdasarkan SK-164/MBU/2012 dan SK-165/MBU/2012. Kemudian, Direksi Persero menunda proses perubahan Anggaran Dasar Persero yang telah ditetapkan oleh RUPS. Serta Direksi Persero agar menggunakan Anggaran Dasar lama (Anggaran Dasar sebelum diubah berdasarkan SK-164/MBU/2012). (gna)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.