Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Masyarakat Malaysia Lebih Banyak Makan Daging dari RI"

Yuni Astutik , Jurnalis-Jum'at, 22 Juni 2012 |12:32 WIB
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden Indonesia Boediono membandingkan kebutuhan akan daging antara orang Indonesia dengan Malaysia.

"Konsumen Indonesia yang besar dan berkembang kelas menengah didokumentasikan dengan baik, tetapi pertimbangkan juga bahwa Indonesia sekarang hanya mengkonsumsi tujuh kilogram daging per tahun per kapita," kata Boediono saat memberikan sambutan dalam Wharton Global Alumni Forum Jakarta 2012 di Grand Hyatt Hotel Jakarta Jumat (22/6/2012).

Boediono membandingkan dengan orang-orang di negeri Jiran yang mengkonsumsi daging 47 kg per kapita. Menurut mantan Gubernur BI ini, hal itu menggambarkan potensi pertumbuhan ekonomi yang jelas karena potensi konsumsi yang  masih akan terus tumbuh pesat.

"Konsumen negara itu, infrastruktur, dan sektor sumber daya akan terus tumbuh pesat dan memberikan peluang untuk investasi dan perdagangan," jelasnya.

Boediono juga menyebut potensi besar lain yang dimiliki Indonesia, yaitu sektor pariwisata.

"Potensi Indonesia (dalam hal pariwisata) tak terbatas dan nyaris tidak tersentuh.
Dengan lebih dari 13 ribu pengunjung pulau tropis, investor akan selalu menemukan sebuah karang yang masih alami atau pantai tersembunyi menunggu untuk ditemukan," tandasnya. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement