Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Antam Merosot Rp3.000/Gram

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 14 Agustus 2012 |10:27 WIB
 Harga Emas Antam Merosot Rp3.000/Gram
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot Rp3.000 per gram. Sementara harga pembelian kembali mengalami penurunan Rp3.000 dari Rp488 ribu per gram menjadi Rp485 ribu per gram.

Melansir halaman Logammulia.com, Selasa (14/8/2012), harga jual emas turun Rp3.000 dari Rp543 ribu per gram, menjadi Rp540 ribu per gram. Sedangkan untuk harga emas 2 gram turun Rp6.000 dari Rp1,046 juta menjadi Rp1,040 juta. Harga emas 2,5 gram turun Rp7.500 dari Rp1.297.500 menjadi Rp1.290.000, dan emas 3 gram turun Rp9.000 dari Rp1,549 juta menjadi Rp1,540 juta.

Sementara harga emas 4 gram turun Rp12.000 dari Rp2,052 juta menjadi Rp2,040 juta, emas 5 gram turun Rp15.000 dari Rp2.565.500 menjadi Rp2.560.500, emas 10 gram turun Rp30 ribu dari Rp5,090 juta menjadi Rp5,060 juta, emas 25 turun Rp25 ribu dari Rp12,650 juta menjadi Rp12,575 juta.

Sementara untuk emas 50 gram turun Rp150 ribu dari Rp25,235 juta menjadi Rp25,085 juta, emas 100 gram turun Rp300 ribu dari Rp50,420 juta menjadi Rp50,120 juta, dan emas 250 gram turun Rp750 ribu dari Rp125,950 juta menjadi Rp125,200 juta.

Sementara harga emas global, melansir Reuters, emas jenis Spot menguat USD2,42 ke USD1.611,96 per troy ons, Spot silver naik 7 sen menjadi USD27,86 per troy ons, Spot Platinum menguat USD4,66 menjadi USD1.384,76 per troy ons.

Sedangkan Comex gold untuk pengiriman Desember naik USD2,10 menjadi USD1.614,70 per troy ons, dan Comex Silver untuk pengiriman September naik tipis 5 sen menjadi USD27,82 per troy ons.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement