GARUT - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan energi panas bumi merupakan energi yang murah dan ramah lingkungan. Namun, pengembangan energi panas bumi ini terkendala regulasi Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
"Limbahnya tidak ada, ramah lingkungan dan murah," kata Jero saat mengunjungi salah satu sumur panas bumi di Kamojang Jawa Barat, Jakarta, Sabtu (12/1/2013).
Bahkan, Jero menyebut, di sekitar sumur tersebut banyak terdapat pepohonan yang tumbuh subur.
"Pohon-pohon banyak tumbuh di sini, lihat pohon cemara," ungkap Jero.
Namun, Jero menambahkan, salah satu yang menjadi penghambat perkembangan panas bumi di Indonesia adalah izin pada kementerian kehutanan. Pasalnya, sumber panas bumi biasanya berada di tengah hutan dan setelah didiskusikan bersama, saat ini, masalah tersebut sudah dapat diatasi.
"Hambatannya adalah Kementerian Kehutanan yang dulu selalu mengatakan tidak karena geotermal itu di atasnya ada hutan," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.