Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APOL Targetkan Kontrak Batu Bara Baru

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Senin, 21 Januari 2013 |14:09 WIB
 APOL Targetkan Kontrak Batu Bara Baru
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) berencana menambah kontrak baru di sektor batu bara. Rencana tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini.

Menurut Chief Operating Officer APOL Lars Gruenitz, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bagus diharapkan dapat menunjang kinerja perseroan pada 2013. Pertumbuhan yang baik diharapkan mampu kontrak perusaahaan saat ini.

"Tercatat saat ini kami memiliki klien kontrak jangka panjang dan berencana akan mendapatkan kontrak baru khususnya yang berasal dari sektor batu bara," ungkapnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/1/2013).

Lars menambahkan, saat ini perusahaan memiliki 70 kapal. Jumlah tersebut turun dibandingkan dengan jumlah kapal Mei 2012 sebanyak 74 kapal. Penjualan kapal tersebut pada 4 Januari 2013 telah dilakukan penutupan dokumentasi penjualan (file closing) kapal berbendera Panama bernama MV Ocean Energy yang dimiliki Rosaceae Maritime Overseas SA (pemilikan tidak langsung).

Sebelumnya, perseroan akan melakukan penjualan kapal sebagai salah satu upaya perseroan untuk meningkatkan efisiensi. Kapal tersebut di bawah kepemilikan Mega Pacific Ocean Line Corporation (pemilikan langsung oleh perseroan) kepada pihak ketiga yang mana delivery kapal telah dilakukan pada 10 Desember 2012.

Adapun transaksi penjualan kapal ini tidak melanggar perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh perseroan dengan para krediturnya sehubungan dengan restrukturisasi perseroan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement