JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Januari berada di kisaran 1,03 persen. Inflasi ini terbilang cukup tinggi, lantaran pada Januari banjir merendam Jakarta.
Pengamat ekonomi, Tony Prasetiantono, mengungkapkan inflasi ini memang sudah sesuai dengan ekspektasi. Menurutnya, jika ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), maka inflasi sampai akhir 2013 bisa mencapai lima persen atau lebih.
"Biasanya (inflasi Januari) juga sekitar 0,8 persen sampai dengan satu persen," ujar dia lewat pesan singkatnya kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (2/2/2013).
Berdasarkan perhitungannya, jika harga BBM naik sebesar Rp1.500 per liter, maka inflasi memang akan melonjak. Meski demikian, dia meyakini inflasi masih berada di level yang bisa direspons dengan cepat. "Misalnya lima persen atau sedikit di atas," ujar Tony.
Sekadar informasi, inflasi tahun kalender berada pada kisaran 1,03 persen, dan inflasi secara year-on-year (yoy) berada pada kisaran 4,57 persen. Sementara, secara year-on-year (yoy) inflasi inti berada di 4,32 persen. Sedangkan inflasi inti 0,36 persen untuk Desember.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.