JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai Indonesia perlu meningkatkan ekspor agar defisit current account (neraca berjalan) tidak lagi tinggi. Dengan demikian, maka harga Sumber Daya Alam (SDA) milik Indonesia stabil atau bahkan meningkat.
"Kita harus hati-hati jadi harus coba menganalisa langkah-langkah apa saja yang harus diambil untuk meningkatkan ekspor, agar bisa membantu posisi current account kita," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Gita mengungkapkan, sebelumnya diperkirakan defisit akan berkisar antara 2,3-2,4 persen. Menurut dia, sebagian karena memang defisit perdagangan dan faktor-faktor lainnya.
Oleh karena itu, dia menilai perkembangan ekonomi global yang masih belum positif, masih akan menggerus neraca berjalan tersebut. "Mudah-mudahan dengan Tiongkok bisa tumbuh 8-8,5 persen, itu pasti akan memerlukan SDA dari seluruh negara termasuk Indonesia," tukas dia.
Gita berharap, harga SDA stabil atau meningkat ke atas. Karena Indonesia masih bergantung pada SDA ekspornya. Hal tersebut akan membantu peningkatan ekspor dan untuk mencegah kemungkinan neraca perdagangan yang defisit di akhir 2013.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.