JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengakui bahwa dividen yang ditetapkan oleh pemerintah sangat tinggi. Karenanya, harus diadakan pembagian antar BUMN secara proporsional.
Dengan penetapan dividen yang tinggi, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan melakukan perundingan secara intern bersama Jajaran Direksi Kementerian BUMN serta Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Harus dibagi antara BUMN yang laba kan harus proporsional, begitu. Ya enggak dibagi rata, nantilah kita rundingkan secara intern," kata Dahlan seusai Rapat Kerja (Raker) di ruang rapat Komisi VI DRP, Jakarta, semalam.
Dahlan menegaskan, hasil dari dividen tersebut akan digunakan untuk pembangunan. Meski demikian, Dahlan mengakui bahwa sampai saat ini belum dapat mendapatkan dividen tersebut secara maksimal.
"Menyinggung dividen yang lama kita bahas, semua satu ide bagaimana dividen itu tujuannya untuk pembangunan namun saat ini belum terlaksana. Ini yang terpenting agar dapat dikerjakan bersama-sama," tambahnya.
Kendati demikian, Mantan Dirut PLN itu mengungkapkan ke depan akan melakukan evaluasi terhadap penetapan dividen. "Karena saya harus lebih hati-hati supaya tidak ada yang meleset," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.