Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sugih Energy Mulai Garap Sumur Eksplorasi Akatara-2

Widi Agustian , Jurnalis-Jum'at, 14 Juni 2013 |10:45 WIB
Sugih Energy Mulai Garap Sumur Eksplorasi Akatara-2
Ilustrasi. (Foto: Forbes)
A
A
A

JAKARTA – PT Sugih Energy Tbk (SUGI) telah memulai proses pengeboran pada sumur eksplorasi Akatara-2, yang merupakan sumur eksplorasi ketiga pada blok Lemang PSC, di mana Perseroan memiliki participating interest sebesar 49 persen melalui anak usahanya Eastwin Global Investments Ltd.

Sekretaris Perusahaan SUGI Fahmi Zarkasi menyatakan, proses pengeboran terhadap sumur eksplorasi Akatara-2 ditargetkan mencapai kedalaman kurang lebih 7.500 feet, dan ditargetkan untuk mencapai kedalaman dari Formasi Batu Pasir Intra Gumai, Formasi Talang Akar Atas, Formasi Talang Akar Bawah dan Lapisan Basement Kristalin.

Perseroan memperkirakan aktivitas pengeboran eksplorasi dapat terselesaikan dalam jangka waktu 26 hari, yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses pengujian dan pengambilan data dari sumur eksplorasi Akatara-2 tersebut.

Perseroan berharap dapat menyampaikan penjelasan terperinci atas hasil yang diperoleh dari pengeboran pada sumur eksplorasi Akatara-2 tersebut kepada publik dan otoritas dalam beberapa waktu ke depan.

Selain itu, perseroan melalui salah satu anak usahanya yakni PT Resouces Jaya Teknik Management Indonesia (RMI) telah memperoleh kontrak jasa pengeboran 1.500 HP Fast Moving Drilling Rig Services. Menurut Fahmi, kontrak itu diperoleh dari PT Vico Indonesia dengan nilai kontrak USD53 juta yang berlaku untuk jangka waktu sepanjang tiga tahun.

"Perseroan berharap penghasilan yang diperoleh RMI berdasarkan kontrak jasa pengeboran proyek Vico dapat turut menyumbangkan tambahan  penghasilan bagi perseroan untuk tahun buku yang akan datang, " ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/6/2013).

RMI merupakan anak usaha perseroan yang memiliki kegiatan usaha di bidang jasa penunjang kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi, khususnya dalam pengadaan dan penyediaan rig, di mana 51 persen dari sahamnya merupakan milik perseroan.

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement