Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jajaran Pimpinan Ditjen Bea Cukai Perlu Penyegaran

Tri Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2013 |17:59 WIB
Jajaran Pimpinan Ditjen Bea Cukai Perlu Penyegaran
ilustrasi: (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo menilai jajaran pimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) perlu adanya penyegaran. Menurutnya, intelektual muda perlu diberi kesempatan untuk meningkatkan pelayanan di DJBC.

"Sudah waktunya ada penyegaran di tubuh Ditjen Bea Cukai. Berikan kesempatan bagi yang muda-muda," kata dia, dalam keterangan tertulisnyanya, di Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Dradjad mengatakan, Bea Cukai di bawah kepemimpinan Agung Kuswandono memang lebih unggul dari sisi pemasukan. Namun, Agung menurutnya tidak mampu membuat terobosan pelayanan yang lebih efektif dan efisien.

"Akan tetapi kita tidak semata-mata bicara soal pemasukan, tapi juga pelayanan. Ini yang tidak jalan," tuturnya.

Pemasukan negara, menurutnya, bukanlah satu-satunya target yang harus direalisasikan oleh DJBC, tapi juga harus memperhatikan sektor pelayanan. Dia mencontohkan, warga yang pulang dari luar negeri saja harus mengantre panjang untuk melaporkan sebatang cokelat yang dibawanya.

"Ini contoh paling sederhana yang tidak pernah berubah dan terus menerus terjadi, birokrasi dibuat panjang dan tak berguna," jelas Dradjad.

Dia menggambarkan, pemerintah di bawah koordinasi Menko Perekonomian menargetkan penurunan DT (indikator utama pelayanan kepabeanan dan cukai dalam lalu lintas barang) dari enam hari menjadi empat hari.

Sebagai perbandingan, DT di Port Klang, Malaysia, hanya empat hari, di Australia dan New Zealand tiga hari, Hong Kong dua hari, sedangkan di Singapura 1,1 hari.

Realitas yang terjadi di Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Tanjung Priok, DT untuk Jalur Merah (JM) memakan waktu paling cepat 11,5 hari. Bahkan menurutnya tidak jarang prosesnya mencapai 21 hari. (wan)

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement