BANTEN - PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development tengah gencar mengembangkan wilayah wisata kelolaannya, yaitu Wisata Tanjung Lesung, Banten. Salah satu upaya untuk memikat para hati wisatawan asing maupun lokal, anak usaha PT Jababeka ini tengah membangun airstrip atau landasan perintis untuk pesawat.
Direktur Banten West Java Tourism Development Setiawan Mardjuki mengatakan pembangunan landasan sepanjang 1,2 kilometer untuk landasan maskapai Susi Air yang notabene maskapai yang pertama kali siap untuk menginjak landasan tersebut.
"Ini jadi kita lagi tahap pembangunan, mudah-mudahan Desember sudah selesai," ucap Setiawan saat Media Gathering di Tanjung Lesung, Banten, Kamis (18/10/2013) malam.
Dia menjelaskan, saat landasan Airstrip sepanjang 1,2 kilometer telah rampung dan siap untuk dioperasionalkan, pihak Banten West Java Tourism Development menargetkan penerbangan untuk hari libur saja atau weekend. "perdana 1 pesawat dulu saat weekend, setelah terbiasa lalu menuju hari-hari biasa," jelasnya.
Selain itu, dia menjelaskan landasan Airstrip sepanjang 1,2 kilometer ini diperkirakan Setiawan membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar. "Airstrip panjangnya 1,2 km, nilai investasinya sekira Rp5 miliar, ini untuk landasan sama terminal saja," tambahnya.
Setiawan menuturkan, harga sekali terbang menuju ke Tanjung Lesung dipatok sekira Rp700 ribu. Mengenai keberangkatan, para wisatawan yang nantinya ingin mencoba menjelajahi Tanjung Lesung dengan pesawat dapat melalui Bandara Halim Perdanakusuma. "Harga tiketnya sekitar Rp700 ribu untuk satu kali berangkat, keberangkatan dari Halim," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.