JAKARTA - Karen Agustiawan mulai menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) pada 5 Maret 2008. Dia pun akan meninggalkan jabatan tersebut mulai 1 Oktober mendatang.
Selama menjabat sebagai pimpinan tertinggi Pertamina, ada sejumlah prestasi yang dia torehkan. Berikut penelusuran Okezone, Senin (18/8/2014).
Karen masuk dalam jajaran pengusaha wanita paling berpengaruh di Asia tahun 2012 oleh Forbes, peringkat 53. Dia juga masuk dalam daftar wanita paling berpengaruh di Asia tahun 2014 oleh Forbes, peringkat 55.
Dia juga berhasil membawa Pertamina masuk dalam jajaran perusahaan Fortune Global 500 di tahun 2013, peringkat 122
Selain itu, di tahun 2014, Pertamina juga berhasil bertahan di daftar Fortune Global 500, yakni di peringkat 123
Kinerja Keuangan Pertamina
Pada tahun 2007, laba Pertamina mengalami penurunan sebesar 22,7 persen menjadi Rp17,2 triliun dari tahun sebelumnya Rp21,16 triliun (berdasarkan laporan keuangan Pertamina tahun 2007).
Tapi, pada tahun 2008, yakni saat Karen mulai menjabat, laba BUMN minyak ini mengalami kenaikan 17,1 persen menjadi Rp19,77 triliun dari periode tahun sebelumnya yang sebesar Rp16,88 triliun (berdasarkan laporan keuangan Pertamina tahun 2008).
Selanjutnya, pada tahun 2013, pertamina juga mencatatkan kenaikan laba sebesar 10,9 persen menjadi USD3,06 miliar, setara dengan Rp35,77 triliun (kurs Rp11.679 per USD) dari periode yang sama tahun 2012 USD2,76 miliar.
Artinya, Karen berhasil membuat Pertamina jauh lebih untung, yakni dengan mengalami kenaikan laba sebesar 107,6 persen dari Rp17,1 triliun (2007) menjadi Rp35,77 triliun (2013).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.