Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gas Melon Langka, Ini Tanggapan Pengusaha Migas

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2015 |11:17 WIB
Gas Melon Langka, Ini Tanggapan Pengusaha Migas
Ilustrasi/Foto : Okezone
A
A
A

DEPOK - Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di Depok. Namun Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok menegaskan yang terjadi bukanlah kelangkaan, tetapi hanya kekurangan pasokan gas elpiji.

Ketua Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto mengatakan bulan Februari di setiap tahun kekurangan pasokan elpiji di seluruh kabupaten kota di Indonesia pasti terjadi. Hal itu disebabkan karena Pertamina menghitung hari kerja distribusi di mana Februari hanya 24 hari kerja.

"Jadi yang biasanya tiap bulan 1.425.000 tabung, karena cuma 24 hari kerja maka berkurang tinggal dirata-ratakan. Iya bisa segitu (200 ribuan tabung)," ungkapnya di Depok, Senin (23/2/2015).

Athar menjelaskan kecamatan dengan penduduk padat pasti akan terasa sulit mencari gas elpiji. Salah satunya seperti di wilayah Margonda, Beji lantaran banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggunakan gas melon.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement