JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan menjadi operator pengelola Blok Mahakam, Kalimantan Timur pasca kontrak dengan Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation berakhir pada tahun 2017. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku, perusahaan asing tersebut masih ngotot untuk mengelola blok tersebut.
Kengototan perusahaan asal Prancis dan Jepang itu dilihat dari ketersediaan mereka membantu Pertamina dalam mengelola blok tersebut.
"Kemarin kita sudah terima surat dari Total dan Inpex bahwa mereka menyatakan kesediaan dan siap berpartner dengan Pertamina," ucap Sudirman di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2015).
Sementara itu, terkait proses transisi lanjut Sudirman menjelaskan, hal tersebut tergantung kesepatakan antara Pertamina dengan operator lama.