Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simalakama Pertamax, Waspadai Efek Besarnya

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2015 |05:56 WIB
Simalakama Pertamax, Waspadai Efek Besarnya
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) secara mendadak membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex pada hari Jumat kemarin. Kendati demikian, apabila kenaikan harga BBM Pertamax tetap dinaikkan, maka akan semakin memberatkan masyarakat.

“Masalahnya, seandainya kenaikan BBM Pertamax tetap berlangsung, akan ada efek yang cukup besar bagi masyarakat,” ujar Pengamat Energi Mamit Setiawan saat dihubungi Okezone, Jakarta.

Persoalannya, lanjut Mamit, di saat daya beli masyarakat yang kini tengah menurun, maka tidak tepat untuk menaikkan harga BBM Pertamax. Selain itu, setelah dikuranginya subsidi BBM Premium, menyebabkan banyak masyarakat yang beralih konsumsi BBM Pertamax.

“Banyak masyarakat yang beralih ke BBM Pertamax. Daya beli masyarakat juga saat ini menurun,” jelas dia.

Sehingga, apabila rencana kenaikan tersebut terjadi, maka masyarakat pun akan menolak kenaikan harga BBM Pertamax.

“Di masyarakat nanti pasti akan ada penolakan rencana kenaikan,” tukas Mamit.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement