JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan penerimaan tambahan perpajakan sebesar Rp20 triliun hingga akhir 2017. Hal ini setelah dirinya mengoreksi perkiraan kekurangan penerimaan pajak (shortfall) dari Rp50 triliun menjadi Rp30 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2017.
Menkeu mengatakan, tambahan Rp20 triliun akan digenjot melalui Wajib Pajak yang akan ditelusuri per kantor wilayah yang akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak beserta tim.
"Dari extra effort. Dari pak Ken (Dirjen Pajak), dari timnya telah menyampaikan kalau dilihat dari postur penerimaan semester I dan sesudah disisir per kantor wilayah mereka bisa menjanjikan kenaikan Rp20 triliun," ungkap Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Kamis (13/7/2017) Malam.
Sementara itu, Menkeu juga mengatakan tambahan penerimaan perpajakan akan ditelusuri lagi melalui berbagai sektor uang telah disampaikan sendiri oleh seluruh Kanwil Pajak.
"Pokoknya kami lihatnya dari kanwil-kanwil saja. Kanwil-kanwil tertentu menyampaikan kalau mereka bisa, sesudah dihitung kembali dari risiko sebelumnya dilihat mereka bisa meningkatkan penerimaan targetnya Rp20 triliun lagi," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.