Siap-Siap, Harga Telur Bakal Mahal

Bramantyo, Jurnalis
Kamis 24 April 2008 11:10 WIB
Share :

SOLO - Harga telur unggas di pasaran dipastikan akan segera naik. Jika biasanya Rp700 per butir, dimungkinkan menjadi lebih dari Rp1.000 per butir.

Menurut Ketua Asosiasi Produsen Pemasaran Hasil Unggas Hartanto, kenaikan tersebut disebabkan tingginya biaya produksi yang harus ditanggung pertenak unggas.

"Saya sebenarnya sulit untuk menjawab. Kepastian kenaikan harga telur ini, untuk menjaga produktifitas pertenak unggas. Ya, mau bagaimana lagi? Harga pakan ternak seperti jagung, mengalami kenaikan" jelas Hartono, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/4/2008).

Kenaikan harga telur, dinilainya sebagai sesuatu yang sudah sewajarnya. Pasalnya, selama ini harga telur terhitung murah dibandingkan dengan biaya produksi unggas.

Selain itu, dibanding dengan harga sapi Rp60 ribu per kilogram, harga daging unggas terutama ayam hanya Rp22 ribu per kilogram.
"Itu sama saja antara daging sapi hargannya Rp60 ribu dan daging unggas terutama ayam. Selisih harganya 35 persen jauh lebih murah," paparnya.

Padahal, biaya yang dikeluarkan, antara pertenak sapi dan pertenak unggas nilai nominalnya sama. Sehingga seiring dengan meningkatnya biaya produksi pertenak unggas, tidak ada alternatif lain selain menaikkan harga unggas terutama telur.

Dijelaskannya, permintaan telur dan daging lokal saat ini tengah meningkat. Permintaan kebutuhan dalam negeri tumbuh 16 persen atau sama dengan 160 ribu kilogram setiap tahun.

Sehingga dalam setahun, kebutuhan nasional terhadap telur dan daging mencapai satu juta ton. "Terakhir kita mengekspor telur dan daging pada 2002. Namun terjadinya lonjakan kebutuhan nasional, terpaksa kita hentikan," tegasnya.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya