JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat kerugian sebesar Rp80 miliar pada 2010. Kerugian tersebut berkaitan dengan masih sedikitnya jumlah penumpang yang menggunakan kapal milik pemerintah tersebut pada tahun lalu.
"Tapi, jumlah kerugiannya berkurang dibandingkan tahun 2009," kata Direktur Usaha PT Pelni Asep Suparman di Jakarta kemarin.
Asep menjelaskan pada 2009 Pelni mengalami kerugian hingga Rp89 miliar. Kerugian itu juga disebabkan masih minimnya perolehan penumpang. Data yang diberikan BUMN pelayaran itu menunjukkan, jumlah penumpang selama lima tahun terakhir terus mengalami penurunan.
Pada 2006 jumlah penumpang Pelni tercatat sebanyak 4,19 juta orang. Jumlah itu turun menjadi 4,4 juta orang pada 2007, dan sedikit meningkat menjadi 4,77 juta orang pada 2008, dan kembali turun pada 2009 menjadi 4,23 juta orang. Sedangkan pada 2010 menjadi hanya sekira 4,1 juta orang.(heru febrianto)(adn)
(Rani Hardjanti)