JAKARTA - Pada 2012 mendatang, program konversi Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) akan difokuskan pada kawasan Indonesia Timur (KIT).
Hal tersebut diungkapkan oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H Legowo, dalam rapat dengar pendapat (TDP) bersama komisi VII DPR RI. Menurut Evita, pemilihan KIT didasari kebutuhan mendistribusikan program konversi gas tersebut ke daerah-daerah yang belum terkonversi.
"Daerah KIT yang akan jadi prioritas konversi LPG 3 kg antara lain NTT, Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Barat, serta daerah lain hasil penyisiran," kata Evita di ruang rapat komisi VII, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
Dia menambahkan, program subsidi gas pada 2012 juga akan mendistribusikan 800 ribu paket perdana LPG 3 kg serta 3,6 juta metrik ton paket isi ulang (refill). Menurut dia, program ini sangat efektif menekan anggaran.
"Sepanjang 2011, pemerintah berhasil melakukan penghematan Rp2,1 triliun melalui program konversi gas 3 kg tersebut. Jika ditotal, sejak dimulai 2007 lalu program ini telah menghemat anggaran pemerintah hingga Rp32,4 triliun," imbuhnya. (mrt)
(Rani Hardjanti)