Dahlan: Manajemen atau Kontrolnya yang Kurang Canggih?

Iwan Supriyatna, Jurnalis
Selasa 04 September 2012 12:31 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah berencana menggabungkan Passenger Service Charge (airport tax) dengan tiket pesawat. Sayangnya rencana tersebut nampaknya akan molor dari jadwal sebelumnya.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan mencari alasan penyatuan airport tax dan tiket maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang mengalami keterlambatan dari rencana awal pada 1 September. Merger tersebut, dipastikan mundur hingga Oktober.

"Ini masalah IT atau kesepakatan. Dilihat dulu, apakah ada masalah dari Garuda misalnya," ungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kantor Pusat PGN, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Oleh karena itu, Dahlan meminta kepada pihak Garuda agar tidak terlalu tergesa-gesa mempersiapkan segala hal yang diperlukan. Menurutnya, jika dilakukan tergesa-gesa hasilnya hanya akan amburadul. "Jangan dipaksakan karena IT kalau dipaksakan akan kacau sekali," katanya.

Dahlan mengaku tidak akan terlalu memaksakan, jika dari segi kesiapan sistem IT belum siap. "Saya akan liat apa kecanggihan manajemennya yang kurang, atau program kerjanya, ataukah sistem kontrolnya," tukas Dahlan.

Sebelumnya Dirut Angkasa Pura II Tri Sunoko menjelaskan penggabungan sitem tiket dan airport tax tertunda hingga awal Oktober 2012 karena harus mengikuti prosedur administrasi dari IATA serta kesiapan sistem IT dan pengintegrasian dengan travel atau biro perjalanan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya