Jual Beli Listrik, PLN Batam Gaet Singapura

Pebrianto Eko Wicaksono, Jurnalis
Rabu 26 September 2012 16:31 WIB
Ilustrasi: Corbis
Share :

JAKARTA - Bright PLN Batam mengaku bekerjasama dengan Energy Market Authority (EMA) Singapura dalam rencana jual beli listrik.

Direktur Utama Bright PLN Batam Dadan Kurniadipura mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan negosiasi sehingga ditargetkan pada Oktober nanti negosiasi tersebut mendapat kesepakatan.

"EMA itu akan mengundang kita pada Oktober. Semua sedang dikumpulkan apa sih kira-kira yang dibutuhkan," kata Dadan, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Dadan menambahkan, pihaknya sudah mengetahui kebutuhan listrik untuk memenuhi listrik di Singapura. Meskipun begitu pihaknya belum bisa menyebut berapa kapasitas listrik yang diambil dari Indonesia.

"Singapura itu membutuhkan 2.000 megaWatt (mw), tapi kita kan belum tahu apa mengambil dari Batam berapanya," jelas Dadan.

Selain itu, menurut Dadan, pada negosiasi juga dibahas terkait polusi udara atas efek karbon yang dihasilkan pembangkit karena kemungkinan besar akan menggunakan pembangkit dengan bahan bakar batu bara. Adapun terkait dengan harga yaitu sebesar Rp1.700 per kWh.

"Kita paling akan di bawah, sekira Rp1.400-Rp1.500 per kWh. Itu saja sudah punya untung banyak, marginnya kan lumayan besar," ungkap Dadan. (gna)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya