JAKARTA - Kisruh penyelewengan dana yang dilakukan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terhadap Bumi Plc berimbas kepada saham keduanya yang anjlok. Selain itu mundurnya Chief Executive Officer Bumi Plc Ari S Hudaya menambah kerumitan dalam kasus tersebut.
Menurut analis MNC Securities Edwin Sebayang kemelut yang terjadi pada Bakrie Group semakin runyam terutama setelah Ari mengundurkan diri.
"Masalahnya semakin runyam setelah Ari resign, karena masalah kepemilikannya di Bumi Plc," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (25/9/2012).
Edwin juga menambahkan, yang kita harus tunggu sekarang alasan Ari kenapa mengundurkan diri, apakah ini suatu upaya hostile take offer?
"Bagaimana nasib penjualan Fajar Bumi Sakti? Dan bagaimana nasib pembayaran utang-utangnya yang jatuh tempo dalam waktu dekat ini," tambahnya.
"Kalau ke depannya market tidak mendapatkan kejelasan terutama mengenai bagaimana penjualan Fajar Bumi Sakti dan pembayaran utangnya, maka ada peluang harga sahamnya akan turun kembali," kata dia.
(Widi Agustian)