SOLO - Beberapa hari menjelang Natal 2012, harga daging ayam di kota Solo dan sekitarnya mulai melonjak naik. Bila minggu lalu daging ayam potong masih berkisar Rp19 ribu per kilogram (kg), kini melonjak naik menjadi Rp24 ribu per kg.
Kenaikan itu dirasakan sekali memberatkan sejumlah pedagang makanan. Sadi, pedagang mie ayam di kawasan Taman Sriwedari Solo, Jawa Tengah, mengatakan bahwa sudah hampir seminggu ini harga ayam potong setiap hari naik terus.
"Masak setiap hari naik antara Rp700 sampai Rp1.000 per kg. Dan sekarang sudah mencapai Rp24 ribu per kg," ungkapnya sambil melayani pembeli, Jumat (21/12/2012).
Ia mengaku berat dengan harga daging ayam seperti sekarang ini. Harga daging ayam dengan harga Rp24 ribu per kg keatas menyulitkan untuk bisa melayani pembeli sesuai standar biasanya. "Mudah-mudahan tidak naik lagi seperti bulan kemarin yang melonjak hingga mencapai Rp33 ribu per kg," ujarnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Sri, pedagang daging ayam potong di Pasar Gedhe Solo mengakui bahwa daging ayam potong belakangan ini mulai naik lagi harganya.
"Sudah dua hari ini saya jual antara Rp24 ribu sampai Rp25 ribu per kg. Ayam potong belakangan ini harganya juga naik. Kalau jualnya daging tidak ikut dinaikkan nanti nombok saya," ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan Warni, pedagang daging ayam potong di kawasan Pasar Kartasura, Surakarta. Ia mengatakan bahwa dirinya terpaksa menaikkan harga jual daging ayam potong lantaran harga ayam juga naik beberapa hari ini.