Simpang Siur Kebijakan BBM, BI Tetap Jaga Inflasi

Rezkiana Nisaputra, Jurnalis
Senin 15 April 2013 15:00 WIB
Gubernur BI Darmin Nasution. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengaku, pihaknya masih akan menanti kebijakan pemerintah terkait pada pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Adapun penantian tersebut tidak terlepas pada keinginan BI untuk segera memikirkan dampak yang akan muncul yang sedianya akan memudahkan BI dalam mengendalikan inflasi ke depan.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, sampai saat ini BI sudah melakukan simulasi pada besaran dampak inflasi yang akan muncul dari masing-masing opsi pengendalian konsumsi BBM bersubsidi yang sudah dimiliki pemerintah.

"Jadi ya tunggu saja. Kalau sudah diumumkan opsi yang dipilih pemerintah, kami sudah bisa langsung mengatakan berapa dampak yang ditimbulkan pada inflasi. Kami mempunyai perhitungan dan saya belum bisa cerita berapanya," ujar Darmin, usai pelantikan Perry Warjiyo sebagai Deputi Gubernur BI, di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (15/4/2013).

‪Darmin megungkapkan, pihaknya sudah melakukan simulasi pada sejumlah kemungkinan, yang dimulai dari kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi pada pembatasan konsumsi pada mobil plat hitam.

"Ya untuk kenaikan harga sekian, inflasinya akan naik berapa. Misal pembatasannya begini, maka inflasinya segini. Kami kan sudah mempunyai berbagai skenario perhitungannya," jelas Darmin.

Sedangkan untuk semua perhitungan yang sudah disimulasikan tersebut, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah yang perlu ditempuh oleh BI dalam mengendalikan inflasi ke depan.

"Tunggu saja. Kami kan tidak mau mendahului, mengumumkan dan menceritakannya," tutup Darmin.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya