JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta perizinan untuk usaha migas direformasi. Karena, jumlah terhitung untuk perizinan usaha migas mencapai 270 perizinan.
"Presiden minta prizinan untuk usaha migas untuk direformasi, produksi minyak itu izinnya banyak sekali, izin di perindustrian lebih dari 20 izin, Kementerian ESDM delapan, pemda banyak, total izin migas itu 270 perizinan, dari 12 kementerian," kata Dahlan kepada wartawan di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (17/6/2013).
Dengan begitu, Dahlan menjelaskan bahwa usulan tersebut ditujukan kepada SKK Migas dan PT Pertamina (Persero). Di mana saat ini sudah dilakukan diskusi, dan dalam kurun waktu satu minggu rancangan diskusi mengenai reformasi perizinan tersebut harus sudah terselesaikan.
Selain itu, Mantan Dirut PLN ini menuturkan bahwa rancangan reformasi tersebut jika sudah selesai akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian.
"Usulan konkret dalam satu minggu, lalu kita bawa ke menko, karena presiden sangat gemes dengan usaha migas ini. Lebih gemes lagi yang perizinannya yang banyak sekali, working group-nya SKK migas dan Pertamina, intinya Kementerian ESDM dengan Kementerian BUMN," tutupnya. (wan)
(Widi Agustian)