Radiasi Capai 30 km, PLTSa Bukan Solusi Sampah di Bandung

Oris Riswan, Jurnalis
Jum'at 29 Agustus 2014 21:30 WIB
Radiasi Capai 30 km, PLTSa Bukan Solusi Sampah di Bandung (Ilustrasi: Okezone)
Share :

BANDUNG - Pemerhati lingkungan sekaligus pendiri Balifokus, Yuyun Isnawati, mengatakan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang menggunakan insenerator memiliki dampak bahaya signifikan. Bahkan jarak radiasinya mencapai 30 kilometer (KM) dari lokasi.

"Menurut pengalaman di negara lain, (bahaya radiasi insenerator) bisa mencapai 30 KM," ujar Yuyun di Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/8/2014).

Penyakit kanker pun rawan diidap warga yang berjarak 30 kilometer dari lokasi. Di sejumlah negara yang menerapkan teknologi insenerator, jumlah penderita kankernya pun meningkat signifikan seperti di Inggris, Amerika, dan Islandia.

Disinggung soal pengelolaan sampah di Bandung, sejauh ini ia melihat belum mengalami kemajuan banyak. "Pengelolaan sampah di Bandung kayaknya cuma sedikit kemajuannya. Saya mengamati sejak 2007, sampai sekarang pengelolaan sampah itu belum tuntas implementasinya," jelasnya.

Rencana penggunaan teknologi insenerator di Kota Bandung pun dinilai tidak memecahkan masalah sampah.

 "Itu tidak memecahkan masalah sama sekali. Harusnya ada beberapa strategi (pengolahan sampah) di tingkat masyarakat," ungkap Yuyun.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya