Kenaikan BBM Hanya Beratkan Ongkos Logistik Industri

Prabawati Sriningrum , Jurnalis
Selasa 11 November 2014 13:33 WIB
Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Rencana Pemerintah untuk menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat dianggap tidak terlalu berpengaruh terhadap sektor industri. Pasalnya, industri sudah menggunakan BBM non-subsidi.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menjelaskan, ongkos produksi industri-industri besar tidak akan terpengaruh secara langsung dengan adanya kenaikan BBM bersubsidi ini. Namun, dia membenarkan kenaikan harga BBM akan mengerek ongkos produksi.

"Sebenarnya industri itu enggak terlalu berpengaruh besar pada kenaikan BBM. Hanya ada masalah di logistik," kata dia usai Rapat Koordinasi dengan Menteri Perekonomian Koordinator Maritim dan Menteri Keuangan di Kemenperin, Jakarta, Selasa (11/11/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenaikan harga BBM bersubsidi tidak akan terlalu berdampak secara signifikan, meskipun ada beberapa kenaikan. "Kalau pun berpengaruh hanya sekitar keseluruhan 3-4 persen bagi industri padat karya," ungkapnya.

Selain itu, dia mengungkapkan penyelewengan BBM bagi sektor industri kelautan dan perikanan masih diproses kementerian terkait. Pasalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan hendak menghapuskan subsidi bagi nelayan. "Di kementerian sana (Kelautan dan Perikanan), yang akan mengurus," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya