Biaya Produksi BBM di Pertamina Lebih Mahal dari Impor

Meutia Febrina Anugrah, Jurnalis
Rabu 17 Desember 2014 21:46 WIB
Biaya Produksi BBM di Pertamina Lebih Mahal dari Impor (Ilustrasi: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas mengungkapkan harga produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri justru lebih mahal dibanding harga impor BBM yang dilakukan oleh pemerintah.

"Ini hal yang menarik. Harga produksi BBM dari semua kilang yang ada di Indonesia dari yang paling tua di Plaju dan paling muda di Sorong lebih mahal daripada harga kalau BBM di import," ungkap anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Agung Wicaksono di gedung Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Agung menyebut, melihat kondisi ini timbul wacana yang menyarankan agar semua kilang yang ada di Indonesia ditutup saja, karena mahalnya ongkos produksi ini. Namun, menurut Agung hal tersebut tidak bisa dilakukan karena akan berhubungan dengan ketahanan energi nasional.

"Ini bukan soal hitung-hitungan harga. Ini juga soal ketahanan energi. Supaya kalau tiba-tiba harga dunia naik tajam kita kemudian tidak punya suplai, maka kilang kita harus dibenahi. Itu salah satu langkah yang harus dilakukan," jelasnya.

Hal tersebut juga diperkuat oleh Ketua Tim Komite Faisal Basri. Menurutnya, biaya produksi BBM di kilang minyak Pertamina lebih mahal daripada impor.

"Bahkan di atas MOPS (Mean of Plats Singapore), bisa 110-112 persen atau lebih mahal 10 persen dari harga impor BBM," ujar dia.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya