"Pemerintah berharap pelaku usaha PBK dapat menggiatkan transaksi multilateral, meningkatkan kepatuhan, dan memberikan jaminan keamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi di industri PBK," tambah dia.
Menurut dia, industri perdagangan berjangka di Indonesia masih sangat baru, sehingga banyak masyarakat yang belum dapat menggali potensi bisnis dari perdagangan berjangka.
"Oleh karena itu, perlu sinergi antara Bappebti, Self-Regulatory Organization (bursa berjangka dan kliring berjangka), dan pelaku usaha PBK lainnya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)