Firman yang baru memiliki satu orang anak ini pun dalam menggeluti bisnisnya pernah mengalami pasang surut. Seperti halnya penjualan cake yang sangat laris manis pada tahun 2010-2011, yang di mana berhasil menjual mendapatkan pendapatan sebesar Rp200-Rp350 juta. Namun, pernah juga pendapatannya hanya jutaan saja.
"Itu masa keemasannya. Waktu itu harga cake-nya dibanderol Rp50 ribu, sekarang kan banyak saingan, jadi dijual Rp40-Rp42 ribu," imbuhnya.
Sementara itu, dalam memperluas pasar hingga seluruh Indonesia, Tela Corporation membuka kerjasama bagi siapa pun juga yang ingin menjadi agen penjualan produk-produk ini. Saat ini pun, sudah ada sekira tujuh agen di berbagai wilayah.
"Syaratnya, isi registrasi, kita buat janji dulu, kan ada training, bagaimana teknik menjualnya, cara penyimpanannya, ada teknik sendiri. Tapi lima outlet ini hanya di Jogja saja," paparnya.
(Rizkie Fauzian)