JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir KUKM mengajak khususnya kepada pengusaha perempuan untuk mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas ASEAN atau MEA 2015.
“Saya bersedia menjadi mentor bagi para pengusaha perempuan dan memberikan asistensi mulai dari identifikasi masalah dalam menjalankan usaha sampai menyusun proposal usaha yang profesional dan memfasilitasi pembiayaan," ujar Direktur Utama Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir KUKM Kemas Danial dalam keterangan tertulis,Jakarta, Jumat (15/5/2015).
Menurutnya, bagi para pengusaha yang sudah mendapatkan pembiayaan, perlu dipantau jalannya usaha tersebut. “Saya dan tim bisa memantau jalannya usaha dan membantu memikirkan konsep pengembangan usahanya,” ujarnya.
Sementara itu mengenai posisi peluang UKM Indonesia menghadapi MEA 2015, Direktur Kerjasama Ekonomi ASEAN Kemlu Ina Hagniningtyas Krisnamurthi mengungkapkan bahwa Indonesia harusnya lebih siap dengan apa yang dipunyai Indonesia, yaitu sumber daya alam.
“Indonesia bisa, Karena memiliki sumber daya alam yang siap dieksplorasi, Indonesia mampu bersaing!” Kata Ina.
Sementara itu, Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, ekonomi kreatif, terutama pemberdayaan dan penguatan UKM penting, mengingat sektor ini kadang terabaikan.
"Keberpihakan terhadap UKM diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam upaya peningkatan kualitas baik dari aspek produk, pemasaran, dan packaging,” kata Fadli.
(Fakhri Rezy)