Satu Suara, Kunci Vietnam Kalahkan Indonesia dalam Perdagangan Bebas!

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 04 September 2017 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 04 320 1769018 satu-suara-kunci-vietnam-kalahkan-indonesia-dalam-perdagangan-bebas-6klGuKhj4P.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Arus perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) menjadi pola baru dalam perdagangan dunia saat ini. Sayangnya, dalam implementasi perdagangan bebas, Indonesia masih tertinggal dengan negara di ASEAN. Salah satu negara di ASEAN yang terbilang sukses dalam mengembangkan pola perdagangan bebas adalah Vietnam

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo mengatakan kunci utama capaian Vietnam adalah sistem pengambilan keputusan. Iman mengungkapkan, kebijakan yang berlaku di Vietnam mayoritas bersifat satu suara, dari lapisan teratas hingga pengambil kebijakan paling bawah.

 Baca juga: Menlu Bahas Peluang Perdagangan Bebas dengan Negara Afrika Barat

"Saya cenderung enggak membedakan kita dengan Vietnam dengan negara lain, karena sistemnya lain, kalau di Vietnam kan sistemnya satu partai, yang di atas bilang A semua yang di bawah-bawah akan bilang A juga. Lain dengan Indonesia," ujarnya di sela- sela acara PPD on International Trade and Investment, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Kendati tertinggal dari Vietnam, Iman mengatakan bahwa sistem pengambilan keputusan di Indonesia sudah cukup baik. Apalagi, Indonesia adalah negara demokrasi di mana setiap kepala berhak mengeluarkan pendapatnya masing-masing, termasuk dalam ide mengembangkan perdagangan bebas.

 Baca juga: Kerjasama Perdagangan dengan AS, Menlu: Bukan Hanya Perdagangan Bebas, tapi Juga Adil

Menghimpun satu suara di negara dengan basis demokrasi, dikatakan Iman adalah tantangan besar.

" Tapi saya kira apresiasi bahwa dengan segala tantangannya, dengan negara demokrasi sebesar Indonesia masih bisa jalan mencapai yang positif, ada debat politik kita masih bisa terus jalan," kata dia.

 Baca juga: Vietnam dan Singapura Jajaki Perdagangan Bebas dengan Uni Eropa

Ke depannya, Pemerintah harus tetap mempertimbangkan jalan terbaik dalam pengambilan keputusan dalam hal perdagangan bebas. Pasalnya, arus perdagangan bebas tak bisa dihindari, dan sektor perdagangan Indoensia harus siap untuk menghadapi tren ini.

" Tapi ke depannya kita masih harus punya visi misi mau dibawa ke mana ini dalam hal engagement kita dalam bidang ekonomi dengan negara lain," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini